Minggu, 06 Februari 2022

EPILOG : Sifat Karna yang pemberani

Kisah Karna tidak berakhir sampai dengan kematian karena saja. Karna banyak mengajarkan pelajaran tentang kesetiaan, persahabatan dan arti sebuah pemikiran. Walaupun akhirnya Karna harus mati ditangan saudaranya sendiri, tapi Karna telah membuktikan bahwa dirinya adalah orang yang setia dengan janji dan berpegang teguh pada kebenaran. Walaupun terkesan angkuh ia sejatinya iyalah sosok yang murah hati dan dermawan, itu terbukti dari ia yang memberikan amal apa saja ketika ia sedang melaksanakan ritual paginya. Dan di situ dewa Indra yang menjelma sebagai Brahma meminta perisai dan anting yang digunakannya agar tidak digunakan ketika melawan anaknya di perang baratayuda nanti.

"Jika kebenaran adalah suatu hal yang harus dipegang teguh, maka kebenaran itu bukanlah hal yang murni. Tapi, jika kebenaran ada di dalam diri manusia dan ia senantiasa menjaganya Maka itulah kebenaran hakiki ".

Bahkan dari akhir kisah Karna sendiri, dapat diambil sifat Karna yang berpegang teguh pada pendiriannya, ia rela dimusuhi oleh masyarakatnya sendiri bahkan dijauhkan dari orang tuanya. Hal ini harusnya dapat dipelajari oleh para pemuda generasi saat ini karena sifat kritis harus dijunjung tinggi walaupun resikonya berdampak besar bagi kehidupan kita. Banyak orang yang tak berani mengambil tindakan yang dianggapnya benar tapi tidak sesuai dengan lingkungannya mereka hanya berani mengambil zona amannya saja tanpa berpikir bagaimana ke depannya dan seperti apa. 

Bahkan Karna rela dijauhi oleh masyarakatnya dan teman-teman sebayanya karena sifatnya yang terlalu berambisi ingin menyetarakan kasta mereka (masyarakat) dengan para manusia lainnya. Walaupun pada akhirnya Karna sendirilah yang memakan buah simalakama di akhirnya. Tetapi keberanian karena patut diacungi jempol karena tak ada ksatria yang berani melakukan hal seperti itu. Rela dibenci demi untuk menjaga Marwah dan martabat saudara dan teman temannya.

Walaupun Karna dilambangkan sebagai orang yang sombong tapi kita lihat, bahkan Karna lah yang melindungi seluruh adik-adiknya dalam peperangan baratayuda. Ia hanya mengejar seorang Arjuna tapi dia tak akan membunuh Arjuna karena dia tahu bahwa takdirnya ada ditangan Arjuna. Kematian Karna menyisakan duka yang begitu dalam bagi masyarakatnya, karena mereka kehilangan sosok pahlawan yang telah mengharumkan nama mereka. Ia yang melambangkan seluruh perbuatan baik ataupun jahat di bumi itu ialah murni. Ia yang tak pernah berbuat seperti kebaikan Pandawa karena hatinya yang masih bimbang. Dan yang memiliki keteladanan akan nilai-nilai kehidupan yang dapat dipelajari oleh generasi berikutnya telah berakhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar